الأعلى
Al-A'la
The Most High
سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى
sabbiḥi is'ma rabbika l-aʿlā
Bertasbihlah mensucikan nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi (dari segala sifat-sifat kekurangan), -
ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ
alladhī khalaqa fasawwā
Yang telah menciptakan (sekalian makhlukNya) serta menyempurnakan kejadiannya dengan kelengkapan yang sesuai dengan keadaannya;
وَٱلَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ
wa-alladhī qaddara fahadā
Dan Yang telah mengatur (keadaan makhluk-makhlukNya) serta memberikan hidayah petunjuk (ke jalan keselamatannya dan kesempurnaannya);
وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ
wa-alladhī akhraja l-marʿā
Dan Yang telah mengeluarkan tumbuh-tumbuhan untuk binatang-binatang ternak,
فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحْوَىٰ
fajaʿalahu ghuthāan aḥwā
Kemudian Ia menjadikan (tumbuh-tumbuhan yang menghijau) itu kering - (berubah warnanya) kehitam-hitaman.
سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ
sanuq'ri-uka falā tansā
Kami sentiasa menjadikan engkau (wahai Muhammad) dapat membaca (Al-Quran yang diturunkan kepadamu - dengan perantaraan jibril), sehingga engkau (menghafaznya dan) tidak lupa,
إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ
illā mā shāa l-lahu innahu yaʿlamu l-jahra wamā yakhfā
Kecuali apa yang dikehendaki Allah engkau lupakan; sesungguhnya Ia mengetahui (segala keadaan yang patut berlaku), dan yang tersembunyi.
وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ
wanuyassiruka lil'yus'rā
Dan Kami tetap memberi kemudahan kepadamu untuk (melaksanakan segala perkara) Ugama yang mudah diterima oleh akal yang sihat.
فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكْرَىٰ
fadhakkir in nafaʿati l-dhik'rā
Oleh itu berilah peringatan (kepada umat manusia dengan ajaran Al-Quran), kalau-kalau peringatan itu berguna (dan sudah tentu berguna);
سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ
sayadhakkaru man yakhshā
Kerana orang yang takut (melanggar perintah Allah) akan menerima peringatan itu;
وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلْأَشْقَى
wayatajannabuhā l-ashqā
Dan (sebaliknya) orang yang sangat celaka akan menjauhinya,
ٱلَّذِى يَصْلَى ٱلنَّارَ ٱلْكُبْرَىٰ
alladhī yaṣlā l-nāra l-kub'rā
Dia lah orang yang akan menderita bakaran neraka yang amat besar (azab seksanya),
ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ
thumma lā yamūtu fīhā walā yaḥyā
Selain dari itu, ia tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup senang.
قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ
qad aflaḥa man tazakkā
Sesungguhnya berjayalah orang yang - setelah menerima peringatan itu - berusaha membersihkan dirinya (dengan taat dan amal yang soleh),
وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ
wadhakara is'ma rabbihi faṣallā
Dan menyebut-nyebut dengan lidah dan hatinya akan nama Tuhannya serta mangerjakan sembahyang (dengan khusyuk).
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
bal tu'thirūna l-ḥayata l-dun'yā
(Tetapi kebanyakkan kamu tidak melakukan yang demikian), bahkan kamu utamakan kehidupan dunia;
وَٱلْـَٔاخِرَةُ خَيْرٌۭ وَأَبْقَىٰٓ
wal-ākhiratu khayrun wa-abqā
Padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal.
إِنَّ هَـٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ
inna hādhā lafī l-ṣuḥufi l-ūlā
Sesungguhnya (keterangan-keterangan yang dinyatakan) ini ada (disebutkan) di dalam Kitab-kitab yang terdahulu, -
صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ
ṣuḥufi ib'rāhīma wamūsā
Iaitu Kitab-kitab Nabi Ibrahim dan Nabi Musa.